Upland Project Kementerian Pertanian Berorientasi Ekspor
UPLAND Project - UPLAND sebagai salah satu project peningkatan produktivitas dan pendapatan petani yang berada di sekitar dataran tinggi, yang mata pencahariannya memanfaatkan alam sekitar, seperti tumbuhan, buah-buahan, sayuran dan lain sebagainya.
Cara yang dilakukan dalam project ini adalah dengan melalui pengembangan infrastruktur
lahan dan air, pengembangan sistem agribisnis, dan penguatan sistem kelembagaan. Cara
tersebut yang akan direalisasikan dalam project UPLAND pertanian ini.
Tidak hanya itu, melalui project ini menurut Sarwo Edhy selaku Dirjen PSP Kementerian
Pertanian mengatakan jika terdapat 4 komponen dalam kegiatan UPLAND.
Komponen pertama yaitu peningkatan produktivitas dan pembentukan ketahanan pangan,
untuk komponen kedua adalah pengembangan agribisnis dan fasilitas peningkatan
pendapatan, komponen ketiga adalah penguatan sistem kelembagaan, dan komponen terakhir
yaitu manajemen proyek.
Keilmuan yang menjadi faktor utama dalam adanya project ini untuk para petani yaitu dapat
memanfaatkan symber daya alam serta kondisi alamiah yaitu seperti tanah dan air, yang ada
di sekitarnya untuk memproduksi pangan, dan nantinya untuk mencukupi kebutuhan keluarga
bahkan sebagian lagi untuk dijual.
Keberlangsungan project ini merupakan dukungan dari dana pinjam dari International Fund
for Agricultural Development (IFAD) dan Islamic Development Bank (IsDB). Kemudian
dana tersebut akan dihibahkan kepada 14 kabupaten dalam kegiatan prasarana dan sarana
pertanian, 14 kabupaten tersebut antara lain, Cirebon, Garut, Gorontalo, Banjarnegara,
Lombok, Subang, Sumbawa, Sumenep, Purbalingga, Magelang, Malang, Minahasa, Lebak
dan Tasikmalaya.
Progres dalam kegiatan tersebut menurut Sarwo Edhy selain sasaran utamanya adalah untuk
peningkatan perekonomian masyarakat, tetapi juga berorienrasi ekspor.
Dengan pemanfaatan sumber daya alam yang baik, melalui keilmuan yang didapatkan,
kemudian meningkatkan produktivitas hingga menambah banyak produk dengan begitu,
harapan dan capaian dapat berorientasi ekspor hasil dari petani Indonesia.