Sambutan Baik Petani Banjarnegara terhadap Progran Upland Project
UPLAND Project - Wilayah Banjarnega termasuk mitra Upland Porojek. Dengan adanya program uplen, petani di Banjarnegara merasa terbantu. Adanya berbagai fasilitas, baik infrastruktur pertanian, peningkatan kapasitas, sarana produksi, pasca panen, fasilitasi panen, pembiayaan usaha serta pemasaran diharapkan menjadi pendorong bagi kemajuan usaha sektor pertanian khususnya di komoditas kopi dan ternak.
Disampaikan oleh Pelaksana Tugas (PlT) Kepala Dinas Pertanian, Perikanan Peternakan
dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Herrina Indri Hastuti bahwa capaian
program Upland Banjarnegara hingga September 2022 menembus angka 59 persen
capaian keuangan, 70 persen capaian fisik. Jadi menurutnya anggaran keseluruhannya
berjumlah 19,87 miliar.
“Capaian program Upland di Kabupaten Banjarnegara hingga bulan September 2022, untuk
capaian keuangan telah mencapai 59 persen, sedangkan fisik 70 persen. Anggaran
seluruhnya sejumlah Rp, 19,87 miliar,” kata Herrina Indri Hastuti, dilansir dari ermol jateng,
Kamis (15/9/2022).
Selaras dengan yang diungkapkan Herrina, PJ Bupati Banjarnegara, Tri Harso
membeberkan bahwa taraf hidup petani akan mengalami peningkatan. Hal tersebut
menurutnya akan mengurangi angka kemiskinan di Banjarnegara.
“Muaranya untuk meningkatkan taraf hidup petani, yang tentu saja mengurangi angka
kemiskinan di Banjarnegara,” jelas Tri Harso.
Hasto berharap masyarakat yang telah mendapatkan program Upland dapat
mengoptimalkan kesempatan yang telah ada. Karena Uplan bertujuan untuk meningkatka
produksi pertanian dan mendukung peningkatan ketahanan pangan.
”Harapan saya masyarakat khususnya kelompok tani yang mendapatkan program UPLAND
bisa mengoptimalkan dengan sebaik-baiknya kesempatan ini. Tujuannya untuk
meningkatkan produksi pertanian, dan mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan,
pertumbuhan ekonomi, dan tentu saja meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan
keluarga petani serta berkelanjutan,” kata Pj Bupati Tri Harso