[email protected] (021) 7823975

Potensi Magelang Sebagai Mercusuar Beras Organik di Indonesia

UPLAND Project, MAGELANG - Sejak Januari – Desember 2017, produksi padi di Kabupaten Magelang Indonesia terus mengalami peningkatan, hal tersebut bukan tidak mungkin bisa terjadi juga di tahun-tahun berikutnya. Magelang merupakan daerah di Indonesia yang memiliki surplus produksi beras dan sentar penyangga stok beras nasional. Sarwo Edhy, Direktur Buah dan Florikultura Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian menyebutkan, luas panen padi di Magelang mencapai 3127 hektar pada Desember 2017 dengan profitas 6,2 ton beras per hektar. 

Peluang ini menjadi potensi besar bagi Kabupaten Magelang untuk dapat menjadi daerah yang dapat dijadikan acuan keberhasilan produksi beras organik di Indonesia. Kualitas produksi pertanian padi organic di Kabupaten Magelang terus ditingkatkan melalui berbagai program Inovasi Berbasis Desa. 

Hingga pada tahun 2021, luasan lahan organik telah mencapai 107,05 hektare dengan jumlah 363 orang. Menurut riset yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kabupaten Magelang dinobatkan sebagai komoditas beras organic unggulan pada 2021.

Salah satu pemproduksi beras organik unggulan diproduksi oleh Gapoktan Ngudi Makmur, Desa Wates, Kecamatan Dukun dengan memberdayakan puluhan ibu-ibu yang bekerja dalam pengemasan. Selain unggul dalam penyuplai beras organik, daerah tersebut juga membuat pupuk organik menggunakan teknologi pengolahan padi organik. Program tersebut juga telah mendapat pendampingand ari Universitas Negeri Semarang (UNNES), PT Nestra Kottama Indonesia, Innobitz Foundation dan Dinas Pertanian setempat melalui kerjasamanya dengan Upland Project dari Kementerian Pertanian.

Melalui sinergi dari berbagai pihak baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, budidaya iptek dan inovasi akan dapat selalu mengalami perkembangan, Khususnya dorongan secara menyeluruh potensi besar Kabupaten Magelang sebagai penyuplai beras organik terbesar dari Indonesia.